Gunung Dempo (3159 mdpl) terletak di perbatasan provinsi Sumatera Selatan dan provinsi Bengkulu. Untuk mencapai desa terdekat, terlebih dahulu anda harus mencapai kota Pagar Alam, kurang lebih 7 jam perjalanan darat dari Palembang. Dari ibukota Sumatera Selatan ini tersedia banyak bus ke arah Pagar Alam. Atau apabila anda dari Jakarta, sebelumnya dapat menumpang bus jurusan Bengkulu atau Padang, dan turun di Lahat atau terminal Pagar Alam.
Kota Pagar Alam, memang sesuai dengan namanya, kota ini jelas dikelilingi oleh pegunungan Bukit Barisan dan yang tertinggi dari barisan tersebut adalah Gunung Dempo. Gunung ini sangat indah menjulang tegak menggapai langit nan biru apabila dilihat pada pagi hari.
Dari terminal Pagar Alam, dapat langsung naik angkot menuju rumah ayah Anton, beliau termasuk yang dituakan oleh para pencinta alam seantero Sumsel-Lampung. Rumah ayah anton sudah disediakan tempat untuk bermalam para pencinta alam yang akan mendaki Gunung Dempo. Transportasi sampai desa terakhir dapat menumpang truk anak sekolah pada pukul 05.00 sampai desa terakhir, yaitu dusun IV, dan jalan sekitar 30 menit dari dusun IV menuju pintu rimba yang merupakan awal dari jalur pendakian tetapi jika berjalan dari pabrik teh sekitar 3-4 jam sampai pintu rimba . Pendakian menuju puncak memakan waktu selama 6 jam untuk berjalan santai. Sesampai di puncak (Top Dempo) dan bermalam di pelataran, pagi harinya mendaki menuju puncak api yang terdapat pemandangan kawah sangat indah. Warna kawah berbeda-beda yaitu hijau, putih dan keabuan, apabila anda beruntung dapat melihat kawah berwarna hijau yang indah. Puncak gunung inipun sudah sangat jelas dan bahkan di hari-hari biasa pun banyak orang desa yang sengaja naik ke puncak baik itu untuk mencari kayu ataupun sekedar berhiking.
Enjoy my picture :*










