Trip kali ini dilakukan sebagai refreshing sehabis seminar, haha, bukannya revisi saya ini malah kabur ke negei laskar pelangi di Belitong. Kebetulan ada teman yang orang sana juga, Ricco namanya dan seperti biasa juga saya pergi dengan partner jalan-jalan, Riris.
Berangkat dengan pesawat paling pagi jam 6.00 dan sampai sekitar jam 8.00
Langsung kami makan khas belitung karena cacing perut suda meminta makan. Rasa kuahnya manis, saya agak kurang suka dengan yang manis-manis, jadi saya tambahlah sambal banyak-banyak :)
Kita langsung taruh barang sebentar dan menuju pantai, ah indahnya, membayangkan bebatuan besar di hijaunya pantai.
![]() |
| my partner in crime |
![]() |
![]() |
ini adalah pantai yang berbeda, bagus juga tapi bagusan pantai tanjong tinggi..
khas laskar pelangi banget..
![]() |
Keesokan harinya kita mau ke sekolah nya Laskar Pelangi di perjalanan kita berenti dulu dan sempat foto-foto di bekas tambang timah. Mirip banget sama kawah putih di Bandung.
Kolam-kolam ini kalo dilihat dari atas pesawat banyak banget, dan salah satu tempat perkembangbiakan nyamuk, makanya di belitung malaria sempat mewabah. dan belum ada cara untuk mengembalikan seperti semula tambang timah yang sudah tidak produktif seperti ini.
![]() |
Nah sampai juga di Museum Kata Andrea Hirata, salah satu penarik wisatawan ke belitung ya ini. Sebelum ada film Laskar Pelangi, Belitung ini belum terlalu diekspos. Sekarang kalau kesana bisa dilihat dimana-mana banyak wisatawan yang berlibur.
Di dalam museum ini terpajang karya-karya Andrea Hirata, novel-novelnya diterbitkan dalam berbagai bahasa asing. Cerita-cerita rakyat belitung, barang-barang antik dan foto-foto. Biaya tiket masuk ke museum ini hanya Rp3.000/ orang cukup terjangkau ya.
![]() |
| Museum Kata Andrea Hirata |
![]() |
| Ini dia semua cover novelnya |
Daerah pantai pasti terkenal oleh seafoodnya, ya tiap hari kita makan seafood yang enak banget..tidak lupa untuk pesta durian tiap malam, karena disana durian murah banget.
Site Pariwisata yang paling terkenal yaitu SD Gantong, tempat syuting Laskar Pelangi, sebenarnya ini bukan lokasi yang sebenarnya, sekolahnya sudah dipindah ke tempat yang cukup luas karena banyak pengunjung yang datang. Sekolahnya udah rapuh banget kayunya, ini aja atapnya udah pada bolong, tapi historikal banget loh. Jadi berasa jadi ibu muslimah kalau kesini. Oh iya kabarnya ibu Muslimah ini masih hidup sampai sekarang.
Reccomended banget untuk liburan, ngga perlu waktu yang lama cukup 3 hari 2 malam, karena site wisata yang tidak begitu banyak, puas juga keliling-keliling pulau belitong ini..























Tidak ada komentar:
Posting Komentar